Tampilkan postingan dengan label hope. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hope. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Maret 2014

Senja di D7

Menjadi satu-satunya orang yang peduli itu tidak mudah, banyak nangisnya. Aku menempuh jalan yang lebih sulit, aku tahu aku akan banyak terluka. Berapa liter air matapun yang diperlukan, berapa liter keringat yang harus keluar, meskipun melelahkan, sesakit apapun, rasanya aku bisa menahan banyak hal. Itu semua. Sampai hari ini aku masih setia pada apa yang kuyakini: melakukan hal-hal baik, mengupayakan hal-hal terbaik. Ikhlas melakukan, meskipun ada banyak hal yang belum kuketahui, belum kukuasai. Aku tahu Engkau melihatku menangis tentang semua ini. Aku tahu Engkau mendengar segala hal. Aku tahu Engkau mendengarku.

Izinkan aku mensyukuri pertolongan-pertolongan yang Engkau berikan melalui makhluk-Mu, ya Allah. Terima kasih Engkau telah mempercayakan banyak hal padaku. Terima kasih Engkau telah mengirimkan mereka ke dalam hidupku. Ringankanlah beban mereka seperti mereka meringankan bebanku. Balaslah kebaikan mereka dengan kebaikan yang banyak.

Tuhanku Yang Maha Kuasa,
bantulah aku untuk melepas rasa marah dalam hatiku, mengikhlaskan hal-hal yang memang bukan untuk aku, dan mengurangi pikiran yang tidak perlu. 

Ya Allah,
jangan biarkan aku bersedih lama-lama ya? Aku mengerti Engkau mengirimkan beberapa orang yang memintaku melakukan segala sesuatu sendiri, agar aku lebih mampu dalam kesendirianku. Kadang-kadang aku merasa sedih ketika aku tidak dimengerti. Atau mungkin... Aku bersedih karena aku yang belum mengerti. Tidak masalah. Bantulah aku menjelaskan. Kirimkanlah teman-teman dalam setiap perjalananku. Temukanlah aku dengan orang-orang yang melihatku sebagai potensi, yang Engkau sentuh hatinya untuk melihat potensi yang ada di dalam diriku. Aku berterima kasih Engkau menjadikanku orang yang pertama tahu, bahwa aku punya banyak hal berlebih. Aku tahu suatu hari itu akan menjadi kekuatan. Bantulah aku menggunakannya untuk merawat kebaikan. Aku tidak keberatan Engkau menjadikanku perantara-Mu untuk mengalirkan kebaikan bagi banyak orang. 

Ya Allah,
dalam berbagai penantianku, bantulah setiap sel dalam tubuhku melakukan fungsinya dengan baik. Anugerahkanlah kesehatan kepadaku ya Allah. Aku akan menjaganya dengan lebih rajin beribadah, berolah raga, beristirahat, makan buah dan sayur, menggosok gigi, dan mandi, ya Allah. :) Aaaaa, ya Allah jadikanlah aku: manusia, wanita, dan pendidik yang sehat, anggun, lembut, perhatian dan penyayang. Aamiin.

Jumat, 28 Juni 2013

Pria yang Kuharap Jadi Belahan Jiwaku


Aku ingin dicintai dengan sederhana, dalam bahasa yang aku mengerti, yang lembut dan saling menghormati. Aku ingin dicintai oleh dia yang mengenalku dengan baik dan mengizinkan aku mengenalnya dengan baik pula. Pria yang menyebutkan namaku dalam doanya, yang meminta izin-Mu, untuk menjadi perantara-Mu dalam menyayangiku. Dia yang tertarik padaku, meski aku telah menjadi miliknya. Yang memperjuangkan dan mempertahankanku selamanya. Pria yang punya rasa cemburu dan mengatakannya dengan sederhana. Dan yang mencintaiku dengan mencintai dirinya.
Ketika suatu saat dia marah, dia tidak sampai hati melukaiku. Tegas, tanpa harus mengeluarkan kata-kata kotor dan merendahkan untuk membuatku mengerti kalau dia terluka karena yang kulakukan. Dia yang tidak meninggalkanku, meski aku sedang bersalah. Dia yang mengizinkan aku tumbuh dan percaya kalau aku adalah sebaik-baik belahan jiwa untuknya. Dia yang dekat dengan keluargaku dan mengizinkan aku dekat dengan keluarganya.
Ketika suatu saat kami bersama menjadi satu keluarga, aku ingin dia memimpinku menemui Engkau, memilih paduan busana untuk dipakainya bekerja dan menunggunya pulang untuk makan bersama. Dia yang tegas di luar sana, tetapi memperlihatkan sisi kanak-kanak ketika bersamaku. Ya Allah, izinkanlah aku dimuliakan oleh pria yang aku muliakan hidupnya. 

Shareaholic